Kisah Utusan Nasrani Najran Masuk Islam dan Turunnya Ayat Surah Al-Qashash

Kisah inspiratif para utusan Nasrani Najran yang memeluk Islam setelah bertemu Rasulullah ﷺ, diabadikan dalam Surah Al-Qashash.


وَقَدْ وَفَدَ عَلَى الرَّسُولِ بَعْدَ الْخُرُوجِ مِنَ الشِّعْبِ وَفْدٌ مِنْ نَصَارَى نَجْرَانَ
 
Dan telah datang kepada Rasulullah, setelah keluar dari (kepungan di) Syi‘b (Abi Thalib), sekelompok utusan dari kaum Nasrani Najran.

بَلَغَهُمْ خَبَرُهُ مِنْ مُهَاجِرِي الْحَبَشَةِ
 
Telah sampai kepada mereka berita tentang beliau dari para muhajirin yang berhijrah ke Habasyah (Ethiopia).

فَسَارَعُوا بِالْقُدُومِ عَلَيْهِ حَتَّى يَرَوْا صِفَاتِه مَعَ مَا ذُكِرَ مِنْهَا فِي كُتُبِهِمْ
 
Maka mereka segera datang menemuinya untuk melihat sifat-sifatnya yang telah disebutkan dalam kitab-kitab mereka.

وَكَانُوا عِشْرِينَ رَجُلًا أَوْ قَرِيبًا مِنْ ذَلِكَ
 
Dan mereka berjumlah sekitar dua puluh orang, atau mendekatinya.

فَقَرَأَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنَ، فَآمَنُوا كُلُّهُمْ
 
Lalu Rasulullah membacakan Al-Qur’an kepada mereka, maka mereka semua beriman.

فَقَالَ لَهُمْ أَبُو جَهْلٍ: مَا رَأَيْنَا رَكْبًا أَحْمَقَ مِنْكُمْ! أَرْسَلَكُمْ قَوْمُكُمْ تَعْلَمُونَ خَبَرَ هَذَا الرَّجُلِ فَصَبَأْتُمْ!
 
Abu Jahal berkata kepada mereka: "Kami belum pernah melihat rombongan yang lebih bodoh daripada kalian! Kaum kalian mengutus kalian untuk menyelidiki kabar orang ini, lalu kalian justru murtad!"

فَقَالُوا: سَلَامٌ عَلَيْكُمْ، لَا نَجْهَلُكُمْ، لَكُمْ مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ، وَلَنَا مَا اخْتَرْنَاهُ
 
Mereka menjawab: "Salam sejahtera atas kalian, kami tidak akan bertindak bodoh seperti kalian; bagi kalian apa yang kalian anut, dan bagi kami apa yang kami pilih."

فَأَنْزَلَ اللَّهُ فِي ذَلِكَ فِي سُورَةِ الْقَصَصِ:
 
Maka Allah menurunkan (ayat) tentang hal itu di Surah Al-Qashash:

﴿ الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِهِ هُمْ بِهِ يُؤْمِنُونَ ﴾

"Orang-orang yang telah Kami beri kitab sebelum (Al-Qur’an), mereka beriman kepadanya."

﴿ وَإِذَا يُتْلَى عَلَيْهِمْ قَالُوا آمَنَّا بِهِ، إِنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّنَا، إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلِهِ مُسْلِمِينَ ﴾

"Dan apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka berkata: 'Kami beriman kepadanya. Sesungguhnya ia adalah kebenaran dari Tuhan kami. Sesungguhnya kami sebelum ini adalah orang-orang yang berserah diri (Muslim).'"

﴿ أُولَئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُم مَرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوا، وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ، وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ ﴾

"Mereka itu akan diberi pahala dua kali lipat karena kesabaran mereka. Mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka."
 
﴿ وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ، وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ، سَلَامٌ عَلَيْكُمْ، لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ ﴾

"Dan apabila mereka mendengar perkataan yang sia-sia, mereka berpaling darinya dan berkata: 'Bagi kami amal kami, dan bagi kalian amal kalian. Salam sejahtera atas kalian, kami tidak ingin (berdebat dengan) orang-orang yang bodoh.'"
 
وَقَدْ كَانَ أَهْلُ مَكَّةَ حِينَما عَجَزُوا عَنْ أَمْرِ رَسُولِ اللَّهِ، وَلَمْ يَتَمَكَّنُوا مِنْ مُقَارَعَةِ الْحُجَّةِ بِالْحُجَّةِ
 
Dan sesungguhnya penduduk Makkah, ketika mereka tidak mampu menghadapi Rasulullah dan tidak bisa membantah hujah beliau dengan hujah yang lebih kuat,
 
رَمَوْهُ بِالسِّحْرِ مَرَّةً، وَبِالْكَذِبِ أُخْرَى، وَبِالْجُنُونِ طَوْرًا، وَبِالْكَهَانَةِ تَارَةً
 
Mereka pun menuduh beliau sebagai tukang sihir satu waktu, sebagai pendusta di waktu lain, gila pada waktu tertentu, dan sebagai dukun (tukang ramal) pada waktu yang lain.
 
كُلُّ ذَلِكَ شَأْنُ الْعَاجِزِ الْمُعَانِدِ الَّذِي لَا يَسْتَحْيِي لِمَزِيدِ عِنَادِهِ أَنْ يَقُولَ:
 
Semua itu adalah sikap orang yang lemah dan keras kepala, yang karena keras kepalanya tidak malu untuk berkata:
 
﴿ اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ هَذَا هُوَ الْحَقَّ مِنْ عِندِكَ، فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةً مِنَ السَّمَاءِ، أَوِ ائْتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ﴾

"Ya Allah, jika ini adalah kebenaran dari sisi-Mu, maka hujanilah kami dengan batu dari langit atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih."
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url