Kisah Perlindungan Rasulullah oleh al-Muṭ‘im bin ‘Adiyy Sepulang dari Thaif



الِاحْتِمَاءُ بِالْمُطْعِمِ بْنِ عُدَيٍّ


Perlindungan kepada al-Muṭ‘im bin ‘Adiyy.


وَلَمَّا رَجَعَ عَلَيْهِ السَّلَامُ مِنَ الطَّائِفِ هَكَذَا لَمْ يَتَمَكَّنْ مِنْ دُخُولِهِ مَكَّةَ


Dan ketika beliau ﷺ kembali dari Ṭā’if dalam keadaan demikian, beliau tidak mampu memasuki Makkah.


لِمَا عَلِمَهُ كُفَّارُ قُرَيْشٍ مِنْ أَنَّهُ تَوَجَّهَ إِلَى الطَّائِفِ يَسْتَنْصِرُ بِأَهْلِهَا عَلَيْهِمْ


Karena orang-orang kafir Quraisy mengetahui bahwa beliau pergi ke Ṭā’if untuk meminta pertolongan kepada penduduknya melawan mereka.


فَأَرْسَلَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ إِلَى الْمُطْعِمِ بْنِ عُدَيِّ بْنِ نَوْفَلِ بْنِ عَبْدِ مَنَافٍ يُخْبِرُهُ أَنَّهُ سَيَدْخُلُ مَكَّةَ فِي جِوَارِهِ


Maka Rasulullah ﷺ mengutus (seseorang) kepada al-Muṭ‘im bin ‘Adiyy bin Nawfal bin ‘Abd Manāf, memberitahunya bahwa beliau akan masuk Makkah dalam perlindungannya.


فَأَجَابَ إِلَى ذَلِكَ


Maka al-Muṭ‘im pun menyanggupi hal itu.


وَتَسَلَّحَ هُوَ وَبَنُوهُ، وَتَوَجَّهُوا مَعَ رَسُولِ اللهِ إِلَى الْمَطَافِ


Lalu ia dan anak-anaknya bersenjata, kemudian mereka pergi bersama Rasulullah ke Ka‘bah (tempat thawaf).


فَقَالَ لَهُ بَعْضُ الْمُشْرِكِينَ: أَمُجِيرٌ أَنْتَ أَمْ تَابِعٌ؟


Maka sebagian orang musyrik berkata kepadanya: “Apakah engkau pelindung atau pengikut?”


فَقَالَ: بَلْ مُجِيرٌ


Ia (al-Muṭ‘im) menjawab: “Bahkan aku pelindung.”


قَالُوا: إِذًا لَا تُخْفًرْ ذِمَّتُكَ


Mereka berkata: “Kalau begitu, tidak akan dirusak perlindunganmu.”

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url